
“Kota Bogor dalam beberapa tahun terakhir ini menyadari bahwa kita harus melakukan sesuatu. Kita sambut gairah anak muda dengan program yang khusus dan spesifik, diantaranya green leadership, berinovasi peduli terhadap lingkungan di sekitar tempat tinggal dan sekolahnya. Kota Bogor menjadi kota paling duluan yang menerapkan green economy dari ujung ke ujung, dari hulu ke hilir,” katanya.
“Kegiatan ekonomi hijau tidak hanya menguntungkan dan menghasilkan tetapi juga mengurangi persoalan lingkungan. Seperti sampah plastik diolah di TPS 3R Mekarwangi menjadi paving atau konblok. Ada juga anak muda yang mengolah sampah organik menjadi maggot yang bisa menghasilkan pendapatan,” jelas Bima Arya.
Kepada para alumni UNB, Bima Arya mengundang untuk menjajaki kolaborasi serta mendalami dunia green economy yang tengah berkembang yang akan menjadi masa depan bersama.
“Insya Allah di UNB ini nyambung. Mudah-mudahan UNB bisa mencetak aktivis entrepreneurship yang fokus pada green economy yang membanggakan Kota Bogor. Semua ikhtiar, inovasi dan kerja keras semua selama 10 tahun akhirnya Kota Bogor mendapatkan kembali tropi adipura setelah 28 tahun. Mari kita jaga dan lakukan berbagai inovasi agar Kota Bogor tetap berkarakter. Sistem yang kuat ditambah masyarakatnya yang hebat dilengkapi komunitas hingga akademisi, akan menguatkan Kota Bogor yang hijau dan ramah lingkungan,” katanya.
Tahun 2023, Universitas Nusa Bangsa (UNB) meluluskan 184 mahasiswa dari total 185 yang berasal dari fakultas ekonomi dan bisnis, pertanian, matematika dan ilmu pengetahuan alam (MIPA) dan fakultas kehutanan.
Dengan rincian 4 orang Magister (Ekonomi Pembangunan), 178 orang sarjana terdiri dari 7 orang sarjana pertanian, 31 orang sarjana ekonomi dan bisnis, 83 orang sarjana MIPA dan 59 orang sarjana kehutanan.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















