
Muannas juga menanggapi tekanan dari sebagian masyarakat yang mendesak untuk menghukum Rebecca Klopper atas kekhawatiran akan ketidaknyamanan yang ditimbulkan oleh penyebaran video serupa.
Namun, ia berharap masyarakat bisa memahami bahwa Rebecca Klopper juga adalah korban dalam kasus ini dan bahwa ini adalah sebuah kasus kekerasan berbasis gender online.
“Kita perlu mempertimbangkan kasus ini secara bijaksana. Rebecca Klopper adalah korban dalam kasus ini. Sebelum video tersebut tersebar, telah terjadi kekerasan, manipulasi, dan pemerasan online, yang telah merugikannya. Kami melihat bahwa ini adalah kasus kekerasan berbasis gender online, dan Rebecca Klopper adalah korban,” tegasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















