Sementara itu, 11 konten hoaks di Twitter masih sedang ditangani. Hanya ada satu konten hoaks di Instagram, yang sudah diatasi. Terdapat juga 25 konten hoaks di TikTok, dengan 14 di antaranya sudah dihapus dan 4 lainnya sedang dalam proses penanganan.

Platform Snack Video memiliki 17 konten hoaks, dan 14 di antaranya sudah dihapus. Di YouTube, terdapat 17 konten hoaks, di mana 10 di antaranya sudah dihapus.

BACA JUGA :  Sekda Ajat Tinjau Langsung Pemotongan Hewan Kurban di RPH Cibinong

Isu hoaks terkait pemilu juga terus meningkat secara signifikan, meningkat hingga 10 kali lipat dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, hanya ada 10 isu hoaks, tetapi angkanya melonjak menjadi 98 isu selama tahun 2023.

Berdasarkan laporan yang sama, isu hoaks terus meningkat dalam 10 bulan pertama tahun 2023, khususnya dari bulan Juli yang menyaksikan 14 isu naik menjadi 18 isu pada bulan Agustus. Kemudian, jumlah isu hoaks sempat turun pada bulan September menjadi 13 isu, tetapi kembali meningkat menjadi 21 isu pada bulan Oktober.

BACA JUGA :  Pansus DPRD Kota Bogor Rampungkan Raperda BPBD Tipe A dalam Waktu Satu Bulan

“Terdapat peningkatan yang signifikan dari bulan ke bulan sejak Juli 2023,” ungkap Menteri Budi. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================