kasus pembacokan
Detik-detik penyelamatan korban begal oleh petugas Damkar Kabupaten Bogor. Foto : tangkapan layar video @bogor24update.

BOGOR-TODAY.COM – Kepolisian tengah menyelidiki kasus pembacokan seorang pria oleh kawanan begal yang terjadi di Jalan Raya Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat yang terjadi, Senin (30/10/2023) sekira pukul 04.00 WIB. Peristiwa itupun viral di media sosial.

“Kami akan lakukan penyelidikan,” kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu kepada wartawan.

Dilihat bogor-today.com, dalam video berdurasi kurang dari 15 detik memperlihatkan petugas Dinas Pemadaman Kebakaran (Damkar) Kabupaten Bogor sedang melakukan aksi penyelamatan.

Menanggapi video viral itu, Komandan Regu (Danru) 1 Rescue Damkar Kabupaten Bogor, Arman Riyanto mengisahkan bahwa, korban saat itu sedang melintas di Jalan Raya Tegar Beriman pada pukul 04.00 WIB lalu dipepet oleh tiga orang pemuda yang mengendarai satu sepeda motor dengan membawa senjata tajam jenis samurai.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Dampingi Pasien Kanker Stadium IV, Pastikan Pengobatan dan Jaminan Kesehatan Terpenuhi

Pelaku juga menodongkan senjatanya kepada korban hingga mengakibatkan sobekan pada bagian tangan kirinya.

“Menurut keterangan korban, ada satu motor boncengan tiga, dia curiga karena diikutin oleh orang-orang itu (pelaku). Akhirnya motornya dipepet, terus dipukul pakai samurai, mau dibacok, dia (korban) nangkis pakai tangan kirinya, akhirnya tangan kirinya yang luka berdarah-darah,” jelas Arman.

Mendapat intimidasi, korban lalu meminta pertolongan dengan membelokan kendaraannya ke Mako Damkar Kabupaten Bogor.

BACA JUGA :  Dugaan Korupsi Pembangunan RSUD Parung, Negara Rugi Rp9,1 Miliar

“Lukanya sobek, harus dijahit, dan pertolongan yang kita lakukan sesuai standar kita, pelayanan untuk luka-luka sobek sayatan, yang penting kita stop dulu untuk darahnya biar gak ngalir, kita lakukan penanganan medis, kita perban,” bebernya.

Setelah itu, Arman meminta kepada korban untuk dijemput oleh kerabat atau temannya untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut ke medis.

“Saya sarankan dia jangan bawa motor, untuk dijemput aja saja sama kawannya, akhirnya dijemput sama temennya terus di bawa ke klinik,” kisahnya.**

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================