ponsel China
Ilustrasi.

BOGOR-TODAY.COM – Perusahaan ponsel China, Xiaomi dan Huawei, saat ini sedang giat mengembangkan sistem operasi mereka. Kedua perusahaan ini berusaha untuk menggabungkan berbagai produk mereka, mulai dari ponsel hingga peralatan rumah pintar, di bawah satu sistem operasi yang terintegrasi.

Xiaomi baru-baru ini mengenalkan HyperOS sebagai pengganti MIUI. Meskipun sistem operasi ini masih bergantung pada Android yang dikembangkan oleh Google, HyperOS dapat dianggap sebagai langkah menuju lebih banyak kemandirian.

BACA JUGA :  Malam Asyura 10 Muharram 1448 H: Keutamaan, Waktu Mustajab Berdoa, dan Amalan yang Dianjurkan

Sistem operasi ini merupakan hasil “fusion” antara Android dan platform Internet of Things (IoT) milik Xiaomi yang disebut Vela.

Dengan HyperOS, pengguna dapat merasakan pengalaman yang lebih mulus dan terpadu ketika menggunakan smartphone, smartwatch, dan smart TV dari Xiaomi.

BACA JUGA :  Tipu 14 Anak Buah hingga Rp1,3 Miliar, Oknum Pejabat Satpol PP Kota Bogor Resmi Dipecat!

Tujuan utamanya adalah untuk menyederhanakan pengalaman pengguna saat menggunakan berbagai produk Xiaomi.

HyperOS hingga saat ini masih bersifat kolaboratif dengan Android dan masih terjalin hubungan simbiotik.

Namun, tidak menutup kemungkinan bahwa Xiaomi di masa depan dapat lebih ambisius dalam mencapai kemandirian, mengikuti langkah yang telah diambil oleh Huawei.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================