Terlebih lagi, hubungan geopolitik antara China dan Amerika Serikat yang semakin tegang berdampak besar pada industri teknologi.

Pemerintahan Joe Biden baru-baru ini menerapkan pembatasan total terhadap akses chip AS ke China.

Di sisi lain, HarmonyOS milik Huawei telah mencapai kemandirian penuh dan tidak lagi bergantung pada ekosistem Google setelah mendapat sanksi tegas dari AS.

BACA JUGA :  Malam Asyura 10 Muharram 1448 H: Keutamaan, Waktu Mustajab Berdoa, dan Amalan yang Dianjurkan

Meskipun mengalami tantangan dalam mempromosikan HarmonyOS tanpa dukungan Android, Huawei mulai menunjukkan pertumbuhan dengan suksesnya penjualan Mate 60 Pro di pasaran. Saat ini, lebih dari 700 juta perangkat sudah menjalankan HarmonyOS.

Tentu saja, mengalahkan dominasi Android bukanlah hal yang mudah. Saat ini, Android masih mendominasi pangsa pasar sistem operasi mobile dengan 70 persen, sementara iOS milik Apple memiliki porsi yang relatif kecil.

BACA JUGA :  Honda Vario Evo 160 Resmi Meluncur, Tampil Lebih Agresif dengan Fitur Modern dan Torsi Lebih Besar

Xiaomi dengan HyperOS sedang mengambil langkah hati-hati, sambil terus mengoptimalkan dukungan Android. Di sisi lain, Huawei memiliki fokus yang jelas untuk memperluas adopsi HarmonyOS. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================