BOGOR-TODAY.COM – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) telah mengumumkan bahwa suatu gempa bumi susulan berkekuatan magnitudo M 6,1 mengguncang wilayah pantai timur Laut Maluku Tengah, Maluku, Sabtu (11/11/2023) pukul 03.45.13 Wita.

Gempa tersebut tidak berpotensi menyebabkan tsunami, meskipun sebelumnya telah terjadi gempa di Laut Banda dengan magnitudo sekitar M 7,2.

Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono, hasil analisis BMKG menunjukkan bahwa episenter gempa tektonik tersebut terletak pada koordinat 6,12° LS, 130,11° BT, atau tepatnya di laut sekitar 244 km arah barat laut Tanimbar, Maluku, dengan kedalaman 33 km.

BACA JUGA :  Pemkab Bogor Rotasi 32 Pejabat, Kursi Kosong Akan Diisi Lewat Open Bidding

Daryono menjelaskan bahwa berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter, gempa ini dapat dikategorikan sebagai jenis gempa dangkal yang disebabkan oleh deformasi batuan di dasar Laut Banda.

Meskipun gempa ini menyebabkan guncangan di daerah Saumlaki dengan skala intensitas III MMI, yang ditandai dengan getaran yang terasa jelas dalam rumah, seperti truk yang sedang melintas.

BACA JUGA :  Kontingen Pelajar Kota Bogor Rajai POPWILDA I Jawa Barat

”Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,” kata dia. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================