
Nino Kuya menjalankan bisnisnya dengan sistem pemesanan sebelumnya (pre-order), di mana ia berjualan gorengan seminggu sekali. Dalam satu sesi penjualan, ia mampu memenuhi lebih dari 500 pesanan.
Pendapatan yang dihasilkan tidak sedikit. Dalam setengah jam berjualan, Nino Kuya dapat meraih keuntungan hingga US$ 1100 atau sekitar Rp 17 juta.
Yang menarik, Nino Kuya menawarkan gorengan yang diproses dengan tangan sendiri, dikerjakan dengan sepenuh hati, dan dibantu oleh keluarga tercinta. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















