smartphone
Ilustrasi.

BOGOR-TODAY.COM – Menurut informasi terkini dari lembaga penelitian Counterpoint Research, Samsung berhasil mempertahankan posisi puncak sebagai produsen smartphone terbesar di Indonesia pada kuartal III 2023, dengan pangsa pasar mencapai 20 persen.

Walaupun masih mendominasi, pangsa pasar Samsung mengalami penurunan sekitar 1 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Febriman Abdillah, Senior Analyst Counterpoint Research, mengungkapkan bahwa Oppo menempati peringkat kedua dengan pangsa pasar 18%, mengalami penurunan sebesar 4 persen dibandingkan dengan tahun sebelumnya. Di posisi ketiga, Xiaomi memiliki pangsa pasar 18 persen, diikuti oleh vivo (16 persen), realme (10 persen), Infinix (10 persen), dan merek lainnya (8 persen).

Samsung berhasil mempertahankan posisi teratas berkat penjualan yang kuat di segmen ponsel entry level (dibawah Rp 3 juta) dan segmen menengah dengan harga Rp 3 juta hingga Rp 6 juta. Sementara itu, Oppo mencatat pertumbuhan pengiriman di segmen menengah melalui model seperti Reno8, Reno8 T, Reno10, dan A78.

BACA JUGA :  Pemerintah Kucurkan Rp4 Triliun untuk Benahi Perlintasan Sebidang

Xiaomi, yang berada di peringkat ketiga, fokus meningkatkan pasokan, distribusi, dan program penjualan dengan melibatkan promosi harga atau diskon. Pertumbuhan realme didorong oleh segmen entry-level (dibawah Rp 3 juta), sementara Infinix populer karena spesifikasinya yang dianggap kompetitif, memposisikan merek tersebut sebagai “merek untuk anak muda.”

Laporan riset juga mencatat peningkatan volume pengiriman ponsel pintar di kuartal ketiga tahun 2023 di Indonesia, dengan pengiriman Xiaomi meningkat sebesar 30%, sementara Infinix dan realme masing-masing mengalami kenaikan sebesar 17 persen dan 14 persen.

Meskipun demikian, beberapa vendor mengalami penurunan dalam angka pengiriman, dengan penurunan 13 persen untuk vivo, 12 persen untuk Oppo, dan 1 persen untuk Samsung.

BACA JUGA :  Gudang Rongsok di Babakan Madang Terbakar, Diduga Dipicu Percikan Las

Meskipun begitu, secara keseluruhan, pasar ponsel pintar di Indonesia menunjukkan kenaikan yang mencolok dengan pertumbuhan angka pengiriman sekitar 3 persen pada kuartal ketiga 2023 dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Febriman menambahkan bahwa peningkatan ini dipicu oleh banyaknya vendor yang merilis model smartphone terbaru pada periode tersebut, serta faktor-faktor seperti musim liburan sekolah dan promosi belanja seperti 8/8 dan 9/9 yang mendorong konsumen untuk membeli smartphone.

Selain itu, peningkatan daya beli masyarakat yang lebih tinggi juga diidentifikasi sebagai faktor penting dalam pertumbuhan ini. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================