law of assumption
Ilustrasi.

BOGOR-TODAY.COMTikTok sedang dalam tahap mendekati Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli untuk menjalin kemitraan, demikian disampaikan oleh Menteri Koperasi dan UMKM, Teten Masduki.

Dalam wawancara yang dikutip oleh Reuters, Teten mengungkapkan bahwa TikTok telah melakukan pembicaraan dengan lima perusahaan e-commerce di Indonesia, termasuk Tokopedia, Bukalapak, dan Blibli, tanpa menyebutkan dua perusahaan lainnya.

Menurut riset dari Momentum Works, lima perusahaan e-commerce terkemuka di Indonesia adalah Shopee, Tokopedia, Lazada, Bukalapak, dan Blibli. Shopee dan Tokopedia bersaing ketat memimpin pasar belanja online Indonesia dengan total nilai mencapai US$ 51,9 miliar atau hampir mencapai Rp 775 triliun sepanjang 2022.

BACA JUGA :  Tampil Perkasa di Arcamanik, Skuat Sepak Bola Kota Bogor Hancurkan KBB 5-0

Shopee, anak perusahaan Sea Ltd yang berkantor pusat di Singapura, mendominasi 36 persen dari total Gross Merchandise Value (GMV) e-commerce Indonesia, sementara Tokopedia, yang telah bergabung dengan Gojek menjadi GoTo, menguasai 35 persen GMV.

Bukalapak dan Lazada, sebagai dua pesaing berikutnya, mencatatkan pangsa pasar sebesar 10 persen pada tahun 2022. TikTok Shop, meskipun telah ditutup di Indonesia, masih menguasai 5 persen GMV pada tahun yang sama, diikuti oleh Blibli dengan pangsa pasar sebesar 4 persen.

Menteri Teten mengonfirmasi bahwa beberapa perusahaan e-commerce di Indonesia telah melakukan pembicaraan dengan TikTok.

TikTok Shop sendiri ditutup pada bulan Oktober setelah Kementerian Perdagangan mengeluarkan revisi regulasi yang melarang platform media sosial beroperasi sebagai e-commerce dan mengharamkan penggunaan data lintas platform oleh perusahaan yang sama.

BACA JUGA :  Rudy Susmanto Rangkul Novi, Pengamen Cilik Viral yang Berjuang Demi Keluarga

Sumber dari Reuters mengindikasikan bahwa TikTok dan YouTube sedang mempertimbangkan untuk mengajukan izin e-commerce di Indonesia, mengikuti langkah Meta, perusahaan induk Instagram, Facebook, dan WhatsApp.

Menteri Teten, yang diberi tugas oleh Presiden Jokowi untuk merancang regulasi e-commerce, dijadwalkan akan bertemu dengan CEO TikTok, Shou Zi Chew, dalam waktu dekat. Teten juga mengusulkan penerbitan aturan tambahan terkait produk impor melalui e-commerce.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================