Analisis BPPTKG pada periode 3-9 November 2023 menunjukkan bahwa morfologi kubah barat daya Gunung Merapi mengalami sedikit perubahan akibat aktivitas guguran lava, sementara kubah tengah tidak mengalami perubahan signifikan.

Berdasarkan foto udara tanggal 28 September 2023, volume kubah barat daya terukur mencapai 3.097.700 meter kubik, sedangkan kubah tengah sebesar 2.358.500 meter kubik.

BACA JUGA :  Vertu AlphaFold Resmi Meluncur, Ponsel Lipat Premium dengan AI Asisten Pribadi Seharga Rp 110 Juta

Meskipun demikian, BPPTKG tetap menjaga status Gunung Merapi pada Level III atau Siaga, yang diberlakukan sejak November 2020.

Potensi bahaya dari guguran lava dan awan panas guguran mencakup Kali Woro hingga jarak tiga kilometer dari puncak, Kali Gendol hingga jarak lima kilometer, Kali Boyong hingga jarak lima kilometer, serta Kali Bedog, Krasak, dan Bebeng hingga jarak tujuh kilometer dari puncak.

BACA JUGA :  Atap Pelana: Desain Klasik yang Fungsional dan Hemat Biaya untuk Hunian

Agus juga menyampaikan bahwa dalam kasus erupsi eksplosif, material vulkanik dari Gunung Merapi dapat mencapai area dalam radius tiga kilometer dari puncak gunung. ***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================