
Kemudian, lanjut Dadang, Pemkab akan berencana membuat portal truk tambang imbas peristiwa maut tersebut dalam waktu dekat ini.
Ia menjelaskan, pihaknya sudah mulai melakukan pengerjaan pembatasan portal truk tambang agar bisa sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan.
“Kita mau eksekusi masalah portal. Jadi mulai sekarang sudah mulai pengerjaan,” ungkap dia.
Pembuatan portal tersebut diperhitungkan meronggoh kocek sebesar Rp 80 juta. Meski demikian, ia mengaku bahwa, pemasangan portal belum bisa dibuat secara sekaligus di setiap titik.
“Sudah mulai pondasi, cuman satu. Tadi mau dua, karena anggaran terbatas jadi cuman satu titik, sebelah Kecamatan, depan puskesmas Parungpanjang,” jelas dia. ***
Penulis : Mutia Dheza Cantika
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















