Peringati Hari Bangunan Indonesia 2023, Indocement Renovasi Rumah Tidak Layak Huni

RUMAH TIDAK LAYAK HUNI
Melakukan gotong royong karyawan Indocement dengan masyarakat dalam merenovasi dua unit rumah tidak layak huni (rutilahu) di Desa Gunung Sari, Citeureup Kompleks Pabrik Cirebon. (FOTO : IST)

BOGOR-TODAY.COMDalam memperingati Hari Bangunan Indonesia 2023 beberapa waktu lalu, PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (Indocement) mengadakan berbagai kegiatan baik lomba maupun kegiatan sosial.

Indocement Terus Perbaiki Infrastruktur dan Bangunan di Desa Mitra Dalam rangka HBI 2023, Indocement juga secara serempak melakukan sejumlah kegiatan di tiga area operasional kompleks pabriknya.

Seluruh kegiatan ini juga melibatkan karyawan dan pemangku kepentingan terkait di masing-masing lokasi seperti, Kompleks Pabrik Citeureup.

Melakukan gotong royong karyawan Indocement dengan masyarakat dalam merenovasi dua unit rumah tidak layak huni (rutilahu) di Desa Gunung Sari, Citeureup Kompleks Pabrik Cirebon.

BACA JUGA :  Rekomendasi 5 Hotel di Kawasan Sentul, Dijamin Cocok untuk Qualitytime Bareng Keluarga

Manajemen dan karyawan melakukan rekonstruksi satu rutilahu di Desa Palimanan Barat dan satu di Desa Gempol. Perbaikan kantor dan tempat pengumpulan sampah milik Bank Sampah Indah Makmur di Desa Kedung Bunder.

Kinerja Kemenperin, serta melakukan pelatihan pekerja konstruksi desa mitra Kompleks Pabrik Tarjun. Membangun pos satkambling di Desa Tegalrejo. Merenovasi fasilitas posyandu di Desa Tarjun.

Membangun Jembatan Matawigi di Desa Cantung Kiri Hilir. Kemudian selain itu juga Indocement juga mengajak Masyarakat Mengapresiasi Profesi Tukang Bangunan

Dalam rangka peringatan HBI 2023, pada 11 November 2023 lalu, Indocement berkolaborasi dengan Conture Concrete Lab mengadakan acara, mengajak masyarakat mengapresiasi profesi tukang bangunan.

BACA JUGA :  Bubur Daging Sapi dan Sayuran, Cocok untuk Menu Sarapan yang Kaya Nutrisi

Acara tersebut dilaksanakan di Hotel Grand Kemang Jakarta, sebagai bagian dari pameran ICAD (Seni dan Desain Kontemporer Indonesia).

Dalam kegiatan ini ditampilkan berbagai keahlian para tukang bagunan mulai dari stand-up comedy, bina raga, dan bermain musik dengan perlengkapan tukang bangunan.

Pada kegiatan ini masyarakat juga diajak mengikuti tantangan untuk mengangkat beban yang terbuat dari air mani selama 3 menit dan mendapatkan hadiah menarik.

============================================================
============================================================
============================================================