Sementara itu, Yoyo, seorang pedagang telur, mengakui bahwa omzet penjualannya turun hingga 50 persen selama kenaikan harga telur. Menurut Yoyo, kenaikan harga ini biasanya terjadi menjelang Natal dan Tahun Baru.

“Biasanya saat memasuki bulan Oktober, November, dan Desember, harga telur naik karena mendekati Natal dan tahun baru. Ini juga disertai dengan penurunan jumlah pembeli. Omzet pasti turun sekitar 40 hingga 50 persen,” ungkap Yoyo.

BACA JUGA :  Wabup Bogor Serukan Kepedulian Sosial lewat Santunan Anak Yatim

Pedagang memperkirakan bahwa harga telur ayam akan terus meningkat menjelang Natal dan tahun baru. Terkait hal ini, masyarakat berharap pemerintah dapat menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok lainnya yang terus mengalami kenaikan seiring berjalannya waktu. ***

BACA JUGA :  Kejang Berulang pada Anak Bisa Jadi Tanda Epilepsi, Orang Tua Diminta Lebih Waspada

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================