Transformasi digital pada proses bisnis pedagang pasar rakyat bersifat end to end dimana transaksi yang biasanya dilakukan secara offline berbentuk tunai atau manual menjadi online dimana bisa dibayar dengan cara non tunai, digital atau berbasis aplikasi.

Sementara Wali Kota Bogor Bima Arya menambahkan Pemerintah Kota Bogor saat ini tengah menata pasar-pasar yang berada di tengah kota akan dialihkan ke pinggiran kota untuk mencegah kemacetan dan kekumuhan.

“Mengenai pasar di Bogor menjadi pusat perhatian presiden Jokowi. Dimana beliau melihat menjadi pusat kemacetan. Maka dari itu pasar dialihkan ke pinggiran kota, salah satunya pasar Tanah Baru ini,” kata Bima.

BACA JUGA :  Kenapa Banyak Orang Tidak Merasa Lapar di Pagi Hari? Ini Penjelasan Ahli Gizi

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Kota Bogor, Muzakkir menegaskan bahwa semua infrastruktur pasar di Kota Bogor memang sedang dialihkan ke pinggiran kota dengan adanya peresmian Pasar Tanah Baru dan Pamoyanan.

Hal ini, merupakan upaya mendekatkan pelayanan pasar kepada masyarakat, terutama di kawasan perumahan juga menjadi target dari perumda. Sehingga bisa mengurangi kepadatan di pusat kota.

BACA JUGA :  Bupati Bogor Ajak Penggiat Lingkungan Perkuat Kolaborasi Wujudkan Kabupaten Hijau Berkelanjutan

“Perumda pasar Pakuan Jaya berupaya untuk memberikan layanan kepada pedagang di pasar Tanah Baru ini dengan adanya sistem pembayaran yang lebih fleksibel dengan hanya membayar service cash, dengan operasional yang akan diupayakan berlangsung 24 jam sehingga bisa menjangkau masyarakat seperti pasar induk,” tuntas Muzakkir. ***

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================