Diduga Dianiaya Teman, Pelajar SMP Ngawi Dilarikan ke Rumah Sakit usai Kejang-Kejang

Diduga Dianiaya Teman, Pelajar SMP Ngawi Dilarikan ke Rumah Sakit usai Kejang-Kejang

BOGOR-TODAY.COM – Seorang pelajar SMP Negeri 1 Gerih, Kabupaten Ngawi bernama Muhamad Safa Saputra (14) tahun dilarikan ke rumah sakit karena kejang-kejang dan sesak napas, diduga akibat dikeroyok tiga orang temannya.

Korban sebelumnya mendapat pertolongan pertama di Usaha Kesahatan Sekolah (UKS). Namun, karena kondisinya memburuk, korban dilarikan ke puskesmas setempat.

Saat itu korban guyonan bersama teman-temannya di dalam kelas. Tiba-tiba, korban langsung dikeroyok oleh tiga teman lainnya dan dipukul menggunakan gagang sapu.  Demikian dikatakan salah seorang teman korban, Andika Pratama.

BACA JUGA :  Pemancing Asal Depok Meninggal di Situ Cikaret, Diduga Serangan Jantung

“Dipentungi, terus menangis. Katanya kepala sakit. Terus kejang-kejang,” katanya.

Kendati demikian, Andika tidak tahu penyebab korban dikeroyok. Sebab, sebelumnya, mereka semua bercanda bersama saat jam istirahat.

Sementara, Kepala Sekolah SMP 1 Gerih Agus Nur Setyadi membantah terjadi penganiayaan di sekolahnya. Agus berdalih, saat itu hanya guyonan biasa dan tanpa sengaja korban terpukul bagian dadanya.

Sebab, korban dan beberapa teman yang diduga mengeroyok, selama ini berteman baik. Tidak pernah bermusuhan.

BACA JUGA :  Drone Iran Hantam Bandara Kuwait, Aktivitas Penerbangan Sempat Lumpuh

“Jadi bukan penganiayaan. Semua itu berawal dari guyon saat menunggu giliran salat berjemaah,” katanya.

Agus juga menyampaikan, korban pernah memiliki riwayat sakit sesak napas. Informasi tersebut didapat dari kakek korban. Riwayat sakit inilah yang diduga kambuh.

“Kemarin juga langsung dibawa ke UGD puskesmas,” tuturnya. (NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================