BOGOR-TODAY.COM – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor menyebut, kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kabupaten Bogor meningkat.

Kepala Bidang (Kabid) Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P), Adang Mulyana mencatat, hingga November 2023 ini jumlah kasus DBD sudah mencapai 1.555. Sedangkan, untuk tahun 2022 sebanyak 1.954.

“Jumlah kasus sampai November 1555. Angka kematian 4 orang,” kata Adang, Kamis (30/11/2023).

Ia menyebut, kasus DBD terus naik belakangan ini lantaran Kabupaten Bogor sudah memasuki cuaca penghujan. Saat musim hujan, kata dia, DBD memang menjadi penyakit yang sering terjadi di masyarakat.

BACA JUGA :  Don Dasco Layak Jadi Wapres, Apalagi Mendagri

“Naik kasusnya tapi ga ekstrem karena kan masih hujan, dan itu membuat relatif masih aman,” ungkapnya.

Adang mengaku, Kabupaten Bogor memang dikenal sebagai daerah yang risiko DBD-nya tinggi. Terlebih, jika daerah tetangga mengalami kenaikan kasus, maka Kabupaten Bogor juga akan mengalami hal yang serupa.

BACA JUGA :  Kenali Tanda-Tanda Stres Sejak Dini, Jangan Abaikan Dampaknya pada Kesehatan Mental

Menurut dia, kasus DBD didominasi oleh masyarakat yang berusia produktif. Sebab, kata dia, usia produktif mengalami mobilitas yang tinggi.

“Usia produktif yang rentan dan itu kalau dilihat dari jumlah paling banyak. Mungkin karena mobilitas ya,” pungkasnya.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================