Bima Arya Sebut Korupsi jadi Persoalan Konsistensi, Ada 3 Kategori Orang

Diskusi Publik Hari Anti Korupsi Internasional,

BOGOR-TODAY.COM – Wali Kota Bogor, Bima Arya menyebut bahwa korupsi itu persoalan konsistensi. Jika hari ini masih ada persoalan korupsi, berarti tidak ada konsistensi.

Menurut dia, berbicara mengenai korupsi, ada tiga orang dengan kategori yang berbeda-beda. Pertama yakni kategori paling ideal, yaitu orang-orang yang masuk ke dalam kategori pejuang anti korupsi.

“Anti korupsi dengan hati, anti korupsi dengan konsistensi. Hidupnya, pikirannya,  tindakannya, tegak lurus antara apa yang dipikirkan, apa yang diucapkan dan dilakukan,” kata Bima Arya dalam diskusinya beberapa waktu lalu.

BACA JUGA :  Soal Penanganan Banjir Lintasan di Kota Bogor, Dedie Rachim: Ada Pembagian Kewenangan Pusat dan Provinsi

Kedua adalah kategori politisasi korupsi, yakni individu atau kelompok yang berteriak menghembuskan tentang isu korupsi, tapi tidak untuk memberantas korupsi melainkan mendulang keuntungan politik dari isu korupsi itu dan cenderung malah memberi peluang kepada para koruptor.

BACA JUGA :  Korsleting Listrik Lumat Rumah di Desa Pasarean Bogor

“Untuk para mahasiswa saya angkat topi dan hormat sehormat hormatnya kepada teman-teman mahasiswa yang teriak anti korupsi dengan hati  dan kami merasakan getaran itu ketika kawan-kawan mahasiswa ini berjuang, sebel sama korupsi dan anti sama birokrat-birokrat yang makan duit rakyat,” ujarnya.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================