RSUD Parung
Konferensi pers kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Parung .(Mutia/Bogor-Today.com)

BOGOR-TODAY.COM – Kasus dugaan korupsi Rumah Sakit Umum Daerah atau RSUD Parung yang melibatkan PT. Jaya Semanggi Enjiniring (JSE) sebagai kontraktor masih “ngambang” hingga akhir tahun 2023.

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Penuntutan Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Bogor, Arif Riyanto mengatakan, saat ini pihaknya sudah memeriksa 35 orang saksi yang terlibat pada proyek RSUD Parung itu.

BACA JUGA :  Terbungkus Handuk Cokelat, Bayi Perempuan Ditemukan Terlantar di Semak-semak

Namun, lanjut dia, Kejari Kabupaten Bogor masih menunggu 29 orang saksi lainnya untuk diperiksa lebih lanjut agar mengungkap kasus dugaan penyelewengan tersebut.

“Belum terkonfirmasi hingga saat ini kurang lebih 29 orang untuk dilakukan pemeriksaan,” kata Arif Riyanto saat konferensi pers di Kantor Kejari Kabupaten Bogor, Selasa (12/12/2023).

Ia membeberkan, lamanya proses pemeriksaan itu lantaran saksi-saksi yang akan diperiksa berada di luar Kabupaten Bogor. Sehingga, hal tersebut sedikit menghambat proses pemeriksaan.

BACA JUGA :  Disdik Kabupaten Bogor Minta Sekolah Tak Pungut Iuran Perpisahan dan Study Tour

“Karena lokasi saksi-saksi yang berkaitan dengan perkara tersebut lokasinya cukup jauh, ada yang dari surabaya (PT JSE) dan kita pun masih melakukan upaya kordinasi dengan beberapa saksi dan kita fasilitasi pemeriksaan melalui zoom untuk perkaranya,” jelas Arif.

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================