“Memang setiap wahana alam mereka mempunyai tim sendiri yang sudah bekerjasama dengan BPBD dalam hal ini bidang kesiapsiagaan. Kami juga selalu monitoring karena walau bagaimanapun keselamatan yang utama,” papar dia.

Ia juga menghimbau kepada pengelola wisata alam apabila berpotensi hujan dengan intensitas tinggi untuk meniadakan jam operasional, sebagai langkah awal antisipasi bencana.

BACA JUGA :  Resep Bolu Tape Lembut dan Harum, Cocok untuk Teman Minum Teh

“Jadi bilamana nanti ada potensi hujan besar, ataupun angin dan potensi banjir seharusnya diberhentikan dulu untuk wisata alam seperti arum jeram dan sebagainya,” jelasnya.

Selain di Puncak, pihaknya akan membuat beberapa pos untuk persiapan pengawasan kebencanaan di wilayah rawan bencana di Kabupaten Bogor menjelang Nataru.

BACA JUGA :  Harga Honda CRF250 Series Naik, CRF250 Rally Kini Hampir Tembus Rp 100 Juta

“Kami mempunyai 9 titik dengan mako. Jadi pertama dari BPBD di Gadog, Cileungsi, Ciseeng, Leuwisadeng, Cisarua, Pamijahan dan Babakan Madang,” pungkasnya.***

Penulis : Mutia Dheza Cantika

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================