
4. Sebagai salah satu kereta ekspres jarak jauh, KA Turangga menawarkan layanan perjalanan kelas eksekutif bahkan di malam hari. Oleh karena itu, KA Turangga sering disebut sebagai kereta api ekspres malam di stasiun-stasiun pemberhentiannya.
Jika KA Turangga berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng pada pukul 16.30 WIB, maka kereta api ini akan tiba di Bandung pada pukul 05.04 WIB keesokan harinya. Dari Bandung, kereta api kelas eksekutif ini dijadwalkan berangkat pada pukul 19.30 WIB dan tiba di Surabaya pada pukul 08.14 WIB.
Selain di Stasiun Surabaya Gubeng dan Stasiun Bandung Raya, KA Turangga juga beroperasi di Mojokerto, Jombang, dan Madiun. Oleh karena itu, penumpang yang ingin menggunakan KA Turangga dapat mengkoordinasikan jadwal dan stasiun keberangkatan yang tersedia.
5. Sebagai kereta api kelas eksekutif jurusan Surabaya–Bandung, KA Turangga menawarkan harga tiket mulai dari Rp345.000 hingga Rp460.000 per penumpang perperjalanan. Harga tiket disesuaikan dengan subkelas kereta, waktu pemesanan, dan waktu perjalanan.
Jika jarak yang ditempuh pendek, misalnya dari Surabaya ke Madiun, harga tiketnya lebih murah, berkisar antara Rp210–280 ribu per penumpang. Memang jauh lebih murah.
Fasilitas yang tersedia di kereta api Turangga antara lain AC, TV, toilet, bagasi jinjing, tempat duduk ala pesawat, stop kontak, bantal, selimut, dan layanan makan berbayar. Layanan di KA Turangga, termasuk kelas eksekutif, jelas berbeda dengan kelas ekonomi.
Terlepas dari kecelakaan yang pernah terjadi di kereta api lokal antara Turangga dan Bandung Raya, tidak dapat dipungkiri bahwa kereta api kelas eksekutif pada umumnya lebih diminati. Kereta api kelas eksekutif tidak hanya hemat biaya, tetapi juga cocok untuk wisatawan yang menyukai perjalanan yang lebih lama.***
Artikel tersebut disadur dari IDNTimes
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















