
Menurutnya, karena perjalanan bangsa dan negara lima tahun kedepan termasuk perjalanan Kabupaten Bogor ditentukan hanya dalam kurun waktu lima menit pada saat memberikan suara di bilik suara.
“Menjadi penting partisipasi dan kehadiran kita semua warga masyarakat untuk mensukseskan dan berpartisipasi dalam rangka pelaksanaan pesta demokrasi ini,” tuturnya.
Ia juga meminta kepada seluruh masyarakat untuk bisa menjadi penyejuk di tengah kontestasi yang sedang terjadi. Asmawa Tosepu berharap di pundak semua terutama jajaran Kemenag Kabupaten Bogor, para kyai, guru, ustadzah dan ustad yang ada di masing-masing sekolah dan penyuluh agama agar dapat menjadi penyejuk atas berbagai perbedaan pandangan dan pilihan
“Mari kita jadikan keragaman baik pandangan maupun pilihan sebagai rahmat karunia tidak perlu kita persoalkan perbedaan itu. Perbedaan cukup terjadi dalam bilik suara saja tidak lebih dari lima menit, sebelum dan sesudahnya kita semua adalah warga negara yang sama sehingga kondisi kabupaten bogor yang kondusif yang aman nyaman akan bisa kita wujudkan,” tandasnya.
Turut hadir dalam kegiatan HAB ke-78 tingkat Kabupaten Bogor yakni, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Bogor Ahmad Syukri, Unsur Forkopimda Kabupaten Bogor, Aspemkesra, Kadiskominfo, Kadishub, Kadisbudpar, Camat Cisarua. Pimpinan Bank BSI, para Kepsek Madrasah, Guru, para ustad dan ustazah serta lainnya. (Adv)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















