Berebut Hak Asuh Anak, Suami Bunuh Istri Muda di Medan

BOGOR-TODAY.COM –Nasib nahas dialami seorang istri muda bernama Misbah Nasution (26) yang tewas di tangan suaminya HI (37). Jasad Misbah saat itu ditemukan di parit dengan tangan terikat di Medan, pada Jumat (12/1/2024).

Hl dan Misbah menikah setahun belakangan. Hendri, yang memiliki istri pertama namun tak mendapat keturunan, sepakat dengan Misbah bahwa hak asuh anak yang akan lahir menjadi miliknya. Namun, perjanjian tersebut menjadi sumber konflik ketika Misbah melahirkan seorang anak pada pertengahan 2023. Demikian diungkap Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jhon Marbun.

“Setelah melahirkan, Hendri menagih janji kepada Misbah agar hak asuh anak diserahkan kepadanya. Namun, karena Misbah tidak menepati janjinya, konflik mulai timbul di antara keduanya,” ujar Kombes Pol Jhon Marbun,  enin (15/1/2024).

BACA JUGA :  Bukan Cuma Infrastruktur, Jenal Mutaqin Ungkap Strategi Pemkot Bogor Berantas Putus Sekolah

Ketidaksepakatan tersebut melibatkan perselisihan dan pertengkaran antara Hendri dan Misbah. Alasan utama HI menuduh Misbah tidak memenuhi kewajibannya sebagai ibu dan tidak memberikan nafkah yang cukup untuk anak mereka termasuk susu.

“Karena Misbah tidak menepati janjinya, Hendri merencanakan pembunuhan kepada Misbah,” ucapnya.

Pada Jumat (12/1/2024) sekitar pukul 14.30 WIB, Hendri mengajak Misbah ke Losmen Borobudur di Jalan Jamin Ginting, Kota Medan. Setelah melakukan hubungan intim, HI tiba-tiba mencekik dan membekap Misbah dengan bantal serta mengikat tangannya.

HI kemudian menyembunyikan jasad korban di dalam mobil Toyota Agya yang dia sewa di garasi Losmen tersebut. Pada keesokan harinya, jasad Misbah ditemukan oleh sekelompok pelajar SMA yang melintas di area parit tersebut. Pelajar tersebut segera melaporkan penemuan tersebut ke pihak kepolisian.

BACA JUGA :  7 Tanda Lingkungan Kerja Toxic yang Sering Tidak Disadari

Dalam penyelidikan yang cepat, polisi berhasil menangkap HI di Jalan Pembangunan, Desa Muliorejo, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang, pada hari yang sama. Sejumlah barang bukti, seperti sarung bantal merah, handuk biru muda, dan potongan tali plastik yang digunakan untuk membunuh, juga diamankan oleh polisi.

Pelaku kini ditahan untuk menjalani proses hukum lebih lanjut, dan kejadian ini meninggalkan tanda tanya besar di benak masyarakat Medan.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================