
“Karena sesak, perawat meminta persetujuan suami untuk dilakukan tindakan. Saat itu juga langsung dibawa ke ruangan khusus inkubator dan dipasang beberapa alat bantu,” kata dia.
Setelah mendapatkan perawatan intensif di ruang inkubator selama beberapa hari dan menunjukkan perkembangan yang baik, akhirnya si bayi diperbolehkan pulang.
“Alhamdulillah setelah mendapat hasil laboratorium diperbolehkan pulang. Saya ucapkan terima kasih kepada pihak rumah sakit atas bantuannya dan kerjasamanya dalam membantu proses persalinan serta merawat bayi saya,” paparnya.
Rina mengaku sangat puas dengan pelayanan yang diberikan oleh petugas medis RSUD Leuwiliang. Terlebih petugas medis selalu memberikan informasi terkait perkembangan bayinya.
“Kami terus mendapatkan informasi perkembangan bayi selama di inkubator, jadi tidak susah-susah mencari-cari tahu,” ungkapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















