
Pilihan SD dan SMP menurut Herawati, karena mereka adalah tunas-tunas untuk menjadi pelestari bahasa sastra sunda di masa mendatang.
Dalam FTBI rencananya ada tujuh lomba yang digelar dan akan diikuti, diantaranya ngabodor sorangan atau stand up comedy, membaca dan menulis aksara sunda, pidato, tembang pupuh, membaca puisi, tulis cerpen.
“Harapannya ini menjadi wadah ekspresi anak-anak terhadap bahasa sastra sunda. Pemilihan Kota Bogor dimaksudkan untuk menggaungkan pelestarian bahasa daerah karena menjadi salah satu sarana edukasi yang bagus untuk diperkenalkan bagi anak-anak,” kata Herawati.
Selain menyampaikan rencana festival, Herawati menyebutkan kunjungan tersebut untuk menindaklanjuti nota kesepahaman Pemkot Bogor dengan Balai Bahasa Provinsi Jawa Barat yang sudah ada untuk diperbaharui.
Adapun peserta yang akan berpartisipasi kurang lebih sebanyak 800 anak terdiri dari siswa SD dan SMP. Melalui FTBI Herawati berharap ada kerja sama dengan memfasilitasi kunjungan ke tempat-tempat bersejarah di Kota Bogor sebagai sarana edukasi.
Sebelumnya, penyelenggaraan FTBI tahun 2021 dan 2023 dilaksanakan di Kabupaten Bandung, sementara tahun 2022 di Kabupaten Pangandaran.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















