Sambut Ramadan, Warga Bustaman Semarang Rayakan Serunya Tradisi Perang Air

Gebyuran dimulai sekitar pukul 16.00 WIB. Acara itu dimulai dengan tanda penyiraman beberapa anak-anak oleh tokoh masyarakat setempat sambil mendoakan agar puasa tahun ini berdampak baik.

Setelah itu, warga yang sudah memegang kantong-kantong air langsung saling lempar. Ada juga yang langsung menggunakan ember untuk membasahi warga lainnya.

BACA JUGA :  7 Tips Awet Muda untuk Pria agar Tetap Prima dan Percaya Diri

Keceriaan terlihat jelas di raut warga yang hadir. Bahkan, beberapa warga dari luar kota juga terlihat antusias.

“Senang sih, penasaran juga pas dikasih tahu teman ada acara ini, akhirnya datang ke sini mau lihat tradisi di sini,” kata salah seorang warga asal Pekalongan, Alfan (19).

Dia datang bersama tiga temannya yang kebetulan memang sedang berada di Semarang. Dia mengaku senang meski akhirnya harus basah kuyup tanpa membawa baju ganti.

BACA JUGA :  Hari Lahir Pancasila, Ketua DPRD Bogor Ajak Warga Jaga Persatuan

“Enggak ada persiapan apa-apa cuma iseng aja datang, coba-coba,” tuturnya.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================