
Kemudian, BPBD Boyolali juga mencatat terjadi tanah longsor yang menimpa rumah milik Salimin (47) warga Dukuh Karangtalun, Desa Ngagrong, Kecamatan Gladagsari. Dinding rumah bagian dapur jebol.
“Kemudian talut bangunan longsor milik Bapak Broeri (51) di Dukuh Kembang, Desa Kembang, Kecamatan Gladagsari. Penyebab kejadian talut bangunan longsor karena kondisi talut yang terkikis aliran air dampak dari intensitas hujan yang cukup lama,” imbuh dia.
Sedangkan kejadian banjir terjadi sekitar pukul 17.00 WIB di Dukuh Congol, Desa Jagoan, Kecamatan Sambi.
“Banjir terjadi karena dampak luapan air sungai yang mengalir dari jembatan Dukuh Congol, Desa Jagoan, Kecamatan Sambi. Luapan air sungai terjadi karena dampak pendangkalan sungai dan terhalangnya kolong jembatan oleh sampah,” ungkap Suratno.
Dampak dari banjir tersebut, kata dia, mengakibatkan luapan air mengalir di jalan dusun dan masuk ke sembilan rumah warga dengan ketinggian air bervariasi, antara 30 sampai 100 cm atau 1 meter.
Pihaknya sudah langsung memerintahkan tim reaksi cepat (TRC) BPBD untuk melakukan assessment. Banjir saat ini sudah surut.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














