
BOGOR-TODAY.COM – Diduga kelebihan muatan dan diterpa angin kencang, Kapal Kargo bernama Alfa Romeo III bermuatan sembako dan barang kelontong tujuan Letung, Anambas karam di perairan Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
Adanya kejadian tersebut dibenarkan Kapolres Bintan AKBP Riki Ismoyo. Ia menyebut kejadian kapal karam itu terjadi pada Kamis (14/3) sekitar pukul 17.30 WIB.
Riki menyebut kejadian kapal bermuatan sembako tujuan Anambas itu langsung ditangani oleh pihaknya. Saat ini penyebab kapal karam itu dalam penanganan Satpolairud dan Polsek Bintan Timur.
“Untuk kejadian tersebut saat ini sedang ditangani oleh Polsek Bintan Timur dan Satpolair Polres Bintan. Tak ada korban jiwa dalam kejadian itu,” ujarnya.
Kapal yang karam di perairan Tokojo tersebut bernama KM Alfa Romeo. Dugaan awal kapal tersebut karam akibat kelebihan muatan dan diterpa angin kencang. Hal itu dikatakan Kapolsek Bintan Timur AKP Rugianto.
“Hasil penyelidikan sementara, kapal tersebut diduga kelebihan muatan serta tidak sesuai dengan ketentuan pengangkutan dan manifest barang,” kata Rugianto.
Rugianto menyebut KM Alfa Romeo III tujuan Letung Anambas itu karam di perairan Tokojo. Kapal tersebut diketahui baru beberapa saat keluar dari pelabuhan menuju tempat tujuan.
“Kapal itu akan berlayar ke Anambas namun sebelum sampai ketempat tujuan diketahui sekitar Pukul 17.00 WIB, Kapal barang KM Alfa Romeo-III tersebut terbalik di Perairan Tokojo,” ujarnya.
Hasil penyelidikan sementara selain kelebihan muatan dan tidak sesuai manifes. Kapal tersebut karam akibat diterpa angin kencang.
“Dari keterangan sementara kapal tersebut bisa terbalik dikarenakan tertiup angin yang kencang sehingga mengakibatkan kapal terbalik,” ujarnya.
Kapal tersebut diketahui mengangkut 4 orang ABK. Berat muatan kapal tersebut diperkirakan mencapai 18,6 ton yang terdiri dari sembako, barang kelontong hingga fiber kosong.
“Rinciannya barang muatan ada barang kelontong 9 ton, fiber kosong 2,2 ton, sayuran seberat 1 ton, grc 200 lembar, lemari kaca, sepeda motor 6 unit dan buah-buahan sebanyak 1 ton,” ujarnya.
Kapal tersebut saat ini telah ditarik ke pelabuhan di Kelurahan Kijang, Bintan. Untuk muatan kapal tersebut telah dilakukan pembongkaran.
“Untuk penanganan kecelakaan kapal tersebut telah berkoordinasi dengan Satpolairud Bintan. Kami juga akan meminta keterangan dan pendalaman terhadap nakhoda, penanggung jawab kapal dan pihak terkait,” ujarnya.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















