Nahas, Tertabrak KA Dhoho, Pengamen di Mojokerto Tewas

Nahas, Tertabrak KA Dhoho, Pengamen di Mojokerto Tewas

BOGOR-TODAY.COM – Nasib nahas dialami seorang pengamen yang tewas seketika usai tertabrak KA Dhoho di Lingkungan Tropodo, Kelurahan Meri, Kranggan, Kota Mojokerto.

Korban tertabrak ketika menyeberang sambil membawa gitar dan uang hasil mengamen.

Korban berjalan sendirian menyeberang rel KA dari utara ke selatan di atas terowongan Jalan Benteng Pancasila. Saat itu, korban menenteng sebuah gitar. Hal itu dijelaskan Petugas Keamanan Stasiun Mojokerto Riski Krisdianto.

BACA JUGA :  Shafeea Curi Perhatian Saat Tampil di Konser Aldi Taher, Momen Bareng Dul Jaelani Viral di Media Sosial

Ketika menyeberang itulah pria yang belum diketahui identitasnya itu tak menyadari datangnya KA. Menurut Riski, sekitar pukul 19.08 WIB, melaju KA Dhoho jurusan Surabaya-Blitar dari timur ke barat. Korban pun tertabarak KA tersebut.

“Korban menyeberang dari utara ke selatan, tidak tahu kalau ada kereta dari arah timur. Kemudian korban tertemper,” terangnya kepada wartawan di lokasi, Minggu (31/3/2024).

Akibatnya, pengamen yang usianya diperkirakan 21-25 tahun itu tewas seketika di lokasi. Menurut Riski, gitar dan uang receh hasil korban mengamen ditemukan di lokasi.

BACA JUGA :  Jetour T2 i-DM Siap Meluncur di Indonesia, SUV Plug-in Hybrid dengan Jarak Tempuh Tembus 1.000 Km

“Informasinya korban pengamen. Kondisi korban meninggal,” jelasnya.

Jenazah pengamen itu telah dievakuasi ke RSUD dr Wahidin Sudiro Husodo, Kota Mojokerto untuk diidentifikasi dan divisum. Polisi juga sudah melakukan olah TKP dan menggali keterangan dari sejumlah saksi di lokasi.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================