
“Langkah pertama dari kami, akan mencari tahu kebenarannya. Hari ini pengawas madrasah sudah turun ke lokasi, sementara ini pengakuan dari yang bersangkutan dia tidak melakukan sebagaimana yang diberitakan,” ujar Rusli, Senin (22/4/2024).
Dia menjelaskan, sekolah yang dimaksud tersebut bukan merupakan sekolah negeri, melainkan sekolah swasta di bawah naungan yayasan. Dia juga tidak menampik yang bersangkutan ini sudah mengundurkan diri dari sekolah tersebut.
“Pada bulan puasa lalu, yang bersangkutan ini pernah datang ke kantor dengan membawa surat pengunduran diri sebagai kepala sekolah sekaligus guru di sekolah tersebut,” ucapnya.
Diakuinya, pada pekan ini pihaknya akan langsung turun ke lokasi untuk mencari tahu kebenarannya.
“Kami dari tim Kemenag bersama tim Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Tanjab Barat serta tim psikolog akan langsung turun ke lokasi untuk mencari tahu kebenarannya. Setelah kami turun itulah, baru tahu kebenarannya seperti apa,” ucapnya.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















