
Dari keterangan warga, awalnya korban pergi memupuk jagung pukul 14.30 WIB. Saat itu kondisi daerah tersebut sedang hujan disertai petir sampai pukul 16.30 WIB. Pada pukul 14.30 hingga 16.30 WIB, cuaca di Kecamatan Tanjung Raya juga dilanda hujan disertai petir.
“Karena hujan dan petir, korban ini berlindung di dangau, pada saat itulah kejadiannya,” kata Muzakar.
Keluarga korban menolak untuk autopsi dengan membuat surat pernyataan di atas materai dengan salah satu poin penting tidak menuntut atau mempersoalkan di kemudian hari.(NET*)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















