Monyet Ekor Panjang Turun ke Permukiman Warga dari Puncak Gunung Merapi

Wahyudi menambahkan MEP yang terlihat di kawasan Rejodani Pakem Sleman tersebut hanyalah monyet yang terusir dari koloni (kelompoknya). Monyet yang terusir dari koloni tersebut sering berulah di permukiman.

“Kawanan monyet ekor panjang itu jumlahnya ratusan ekor. Kalau hanya 3 ekor itu bukan kawanan, tapi monyet yang terusir dari habitatnya. Itu biasanya yang sering berbuat ulah,” ucapnya.

Wahyudi menambahkan TNGM tidak diperoleh info apa pun terkait adanya Kelompok MEP di sekitar wilayah Kaliurang yang turun ke bawah. Info dari salah satu TPHL yang berdomisili Ngepring Purwobinangun, MEP sudah biasa ditemukan di timur Kali Boyong.

BACA JUGA :  Kanker Payudara pada Pria: Jarang, tapi Nyata dan Sama Berbahayanya

MEP tersebut kemudian turun sampai di lokasi penambangan pasir dan sampai di BOD 6 atau akses sebelum Lapangan Tritis ada akses jalur tambang. Lokasi yang beredar luas di media sosial tersebut jaraknya cukup jauh.

“Rejodani Pakem yang dikabarkan dijumpai MEP itu jaraknya 10 km dari puncak (Gunung Merapi),” ujarnya.

BACA JUGA :  ABPEDNAS Tembus 100 Ribu Anggota, Momentum Hari Lahir Pancasila Perkuat Peran Desa

Di samping itu dalam unggahan yang beredar menyebutkan jumlah monyet 3 ekor ini juga kurang menyakinkan kalau dikatakan kelompok alami MEP. MEP kalau berkelompok itu tidak hanya 3 ekor dan pasti puluhan. Berarti ini ‘pencilan’ yang terusir dari kelompoknya.

“Memang ini yang sering membuat ulah di masyarakat. Ini tambahan info Mas,” katanya.(NET*)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================