
BOGOR-TODAY.COM – Kejuaraan tarung derajat Wali Kota Bogor Cup II Tahun 2024 berlangsung di GOR Indoor Pajajaran, Kota Bogor, pada Senin (13/5/2024). Kejuaraan ini dibuka langung oleh Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari.
Pj Wali Kota Bogor Hery Antasari mengatakan, tentunya kejuaraan ini untuk mencari bibit petarung dalam menghadapi even kejuaraan tarung derajat tingkat Provinsi Jawa Barat bahkan nasional.
Ia pun mengapresiasi Wali Kota Bogor, Bima Arya yang memulai kejuaraan tarung derajat piala Wali Kota Bogor tahun lalu. Penting untuk Kota Bogor menjaga momentum event olahraga dan bela diri tarung derajat ini.
“Pertama untuk prestasi dan mencari bibit muda atlet Kota Bogor untuk PON ataupun kejuaraan yang lain. Kedua menyebarkan semangat sportivitas dan membina pikiran positif, karena untuk anak muda generasi saat ini, tantangan cukup berat. Karena banyak yang kurang baik, dari geng motor, berkelahi, tawuran dan lain sebagainya,” ungkap Hery.
Hery melanjutkan, dengan kegiatan seperti ini, tentunya mengembangi banyaknya tindak kenakalan remaja. Selain itu ini sangat penting dijaga, ditengah serbuan teknologi.
“Tentunya ini untuk menanamkan jiwa sportivitas sejak dini. Saya melihat potensi banyak bibit muda, yakin dapat menjaring atlet Kota Bogor masa depan. Untuk target Raihan emas, saya serahkan kepada Ketua Pengcab Tarung Derajat Kota Bogor,” tuturnya.
Sementara itu, Ketua Pengcab Tarung Derajat Kota Bogor, Boris Derurasman menuturkan, tujuan kejuaraan kali ini untuk membentuk dan menanamkan jiwa sportifitas sejak dini serta memberikan fasilitas dan ruang bagi generasi muda untuk berolahraga.
“Untuk persiapan menjadi tuan rumah Porprov 2026. Kami melihat potensi untuk diturunkan di Porprov Jawa Barat saat ini. Kami akan tunjuk beberapa orang yang potensial. Selain itu nanti ada pekan olahraga pelajar dan kami akan ikut serta,” ungkap Boris.
Boris mengungkapkan bahwa setiap tahun Kota Bogor selalu memikirkan amunisi atlet untuk PON dan minimal satu atlet dikirim oleh Kota Bogor. Dari tingkat kota, provinsi dan nasional, Kota Bogor selalu menyediakan atlet untuk Provinsi Jawa Barat.
“Dengan digelarnya kelas usia dini ini, saya dapat melihat potensi usia dini berkembang pesat. Pada Porprov Jawa Barat sebelumnya kami lima masuk final dan melihat daerah lain yang terlambat regenerasi, prestasinya menurun. Ini memberikan hal positif, bekal untuk anak-anak. Tingkat pelajar kami sudah yakin, potensi nya ada yang akan dapat emas, perak dan perunggu,” pungkasnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================














