
“RB tematik pengentasan kemiskinan dipandang mampu memberikan dampak yang cukup besar pada penurunan angka kemiskinan ekstrem. Hasil evaluasi tahun 2023 tercatat ada penurunan angka kemiskinan ekstrem sebanyak 0,34 persen pada Maret 2023,” sebut Erwan.
Erwan menambahkan, hasil analisis menunjukan bahwa beberapa pemda pemprov yang melaksanakan RB tematik pengentasan kemiskinan memiliki relasi positif atau berdampak pada penurunan angka kemiskinan ekstrem di daerahnya. Komitmen seluruh instansi pemerintahan dalam implementasi RB Tematik pengentasan kemiskinan menjadi kunci pencapaian.
Diharapkan kegiatan ini menjadi pemicu dalam upaya melakukan perubahan-perubahan nyata di tengah-tengah masyarakat bukan sekedar seremonial.
Plh. Deputi Bidang Dukungan kebijakan Pemerintahan dan Wawasan Kebangsaan Sekretariat Wakil Presiden, Suprayoga Hadi dalam sambutannya menyebutkan, tahun ini diharapkan kemiskinan ekstrem bisa mendekati nol persen.
“BPS sudah mengekspos angkanya, sudah mendekati 1 persen. Tepatnya 1,04 persen pada September 2023 dan Maret 2024, Insya Allah sudah nol koma. Jadi benar-benar sudah sesuai target Presiden yang mengajukan penghapusan kemiskinan ekstrem enam tahun lebih cepat dari pada SGDs yang menargetkan nol persen pada tahun 2030. Tapi Indonesia, alhamdulillah sudah nol koma pada tahun 2024. Semoga ini menjadi apresiasi bagi kita semua,” kata Suprayoga.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















