Kesal dengar Tangisan, Bapak Muda Usia 18 Tahun di Empat Lawang Bunuh Bayi Kandung

Diketahui, selain membunuh anak kandung dengan cara dibanting, pelaku juga melakukan KDRT kepada istrinya Septi (17).

Kejadian ini sempat menghebohkan Empat Lawang. Berawal saat pelaku Firdaus tidak tahan dengan bayinya yang terus menangis. Ibu korban atau istrinya lalu meminta pelaku untuk menggendong anaknya, tetapi ditolak.

Selanjutnya ibu korban marah namun langsung ditampar pelaku. Dia kemudian pergi ke sungai meminta bantuan kepada masyarakat sekitar untuk diantar ke Desa Muara Danau. Sesampai di Muara Danau, Septi meminta agar anaknya diambilkan dari Desa Batu Ampar.

BACA JUGA :  Tio Pakusadewo Ungkap Perjuangan Melawan Penyakit, Enam Bulan Bolak-Balik Rumah Sakit hingga Jalani Berbagai Perawatan

Namun, saat ia sampai di sana, mereka menemukan tubuh anak tersebut sudah lebam diduga dianiaya pelaku. Melihat kondisi bayi yang sudah lemas, korban langsung dilarikan ke Puskesmas Muara Pinang, tetapi ditolak dan langsung dirujuk ke Rumah Sakit Empat lawang di Tebing Tinggi.

BACA JUGA :  Kolombia Lolos ke 32 Besar Piala Dunia 2026, Portugal Tempel Ketat di Grup K

Namun, sayangnya dalam perjalanan anak tersebut meninggal dunia. Jenazahnya kemudian dibawa pulang dan dimakamkan di Desa Lesung Batu pada pukul 18.30 WIB.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================