7 Santri di Bengkulu Diduga Dicabuli Oknum Guru Ngaji

BOGOR TODAY – Aksi bejat dilakukan seorang oknum guru ngaji di Kota Bengkulu yang telah melakukan pencabulan terhadap tuju santrinya. Aksi bejat pelaku berinisial JW (25) kemudian dilaporkan orang tua korban ke Polresta Bengkulu.

Dari informasi yang dihimpun, atas dugaan pelecehan seksual JW terhadap santri laki-laki terungkap setelah salah satu anak mendadak tidak mau mengaji lagi.

Korban yang tak mau mengaji itupun akhirnya mengaku setelah didesak oleh orang tuanya, lantaran ia dilecehkan oleh sang guru ngaji. Korban pelecehan tersebut ternyata bukan hanya satu anak, namun juga dialami sejumlah anak lainnya yang mengaji di rumah pelaku di Kecamatan Selebar.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Kakek korban, RU menuturkan, modus pelaku mengajak korban masuk ke kamarnya. Setelah itu, korban diminta untuk memegang kemaluan pelaku.

“Korban juga diiming-imingi dengan uang jajan oleh pelaku,” katanya ditemui saat melaporkan kasus pelecehan seksual itu ke Mapolresta Bengkulu, Senin (20/5/2024).

Diketahui oknum guru ngaji tersebut memiliki 45 santri. Selain mengajar mengaji di rumahnya, pelaku juga merupakan guru di salah satu pesantren yang ada di Kota Bengkulu.

BACA JUGA :  Mengapa Air Zamzam Tidak Pernah Habis? Ini Penjelasan dari Sisi Keagamaan dan Ilmiah

Baru satu laporan yang diterima dan masih didalami penyidik. Hal itu dikatakan Kasi Humas Polresta Bengkulu, Iptu Endang Sudrajat.

“Sementara baru satu orang tua korban yang melaporkan kejadian ini. Laporannya sudah diterima penyidik Unit PPA Polresta Bengkulu. Kita segera ditindaklanjuti penanganan kasus ini,” katanya.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================