
Ghulan menyebut, untuk mengungkap kasus penembakan itu pihaknya telah menurunkan tim untuk olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi yang saat penembakan berada di lokasi kejadian.
“Kami sudah mengamankan barang bukti berupa proyektil peluru serta membuat sketsa TKP. Hasil olah TKP menunjukkan arah peluru menuju pintu besi warung kelontong UD Yuli yang bersebelahan dengan warung kopi tersebut. Tim Opsnal berhasil menemukan pecahan proyektil dalam kardus minuman anak-anak,” katanya.
Dari penyelidikan awal, jarak penembakan diperkirakan sekitar 10 meter dari tempat korban dan saksi-saksi duduk. Pelaku diduga menggunakan mobil pikap Mitshubishi L300 dan satu unit motor.
“Hingga saat ini, motif penembakan masih belum diketahui. Kami masih terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap pelaku di balik peristiwa ini,” ucapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















