
Peristiwa itu berawal saat para siswa membeli minuman saset di kantin sekolah SDN 05 Desa Dwi Tunggal Jalan Parit Lapis, Kecamatan Rangsang. Demikian dijelaskan Kurnia.
“Rabu sore kemarin, Kepala Sekolahnya Buk Wulandari mendapat informasi dari bidan Desa Tanjungbakau ada 8 murid yang mengalami mual dan muntah dan sedang dilakukan pengobatan di Pustu Tanjung Bakau,” kata Kurnia.
Karena khawatir, Wulandari mengarahkan guru wali kelas untuk observasi terhadap murid-muridnya yang lain. Hasilnya, bukan 8 siswa saja, total ada 30 orang yang mengalami mual dan muntah.
“Kasusnya suda kami tangani dan memeriksa pemilik kantin. Kami juga mengamankan bungkus minuman saset dan air yang diambil dari kantin milik Saudari Tusiyah,” ucapnya.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















