
Lanjut Amalia Solihati menyampaikan, program ini juga mencakup sesi edukasi kepada pasien tentang pentingnya kepatuhan terhadap pengobatan, gaya hidup sehat, dan tanda-tanda bahaya yang perlu diperhatikan.
“Ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran pasien tentang kondisi kesehatan mereka,” katanya.
Salah satu pasien hipertensi di Puskesmas Cihideung Udik, Atma, menyambut baik inisiatif tersebut. Menurutnya Program Kaliber di Puskesmas Cihideung Udik diharapkan dapat menjadi contoh bagi puskesmas lainnya dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan dan kepatuhan pasien terhadap pengobatan. Dengan kerjasama antara tenaga medis dan pasien, diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan produktif bagi masyarakat.
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya Kaliber ini. Sekarang saya jadi lebih mudah mengingat jadwal pengobatan dan kunjungan ke Puskesmas. Semoga dengan adanya ini, saya bisa lebih baik menjaga kesehatan saya,” Atma mengakui. (*/ Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















