Pemkab Bogor Gelar Dialog Nasional Wujudkan Ketahanan Ekonomi Daerah

Ia melanjutkan, mengembangkan sinergi dan kolaborasi dengan para stakeholder dalam upaya meningkatkan kapasitas SDM, fasilitasi prasarana sarana, dan manajemen pasca panen, melalui berbagai kegiatan. Antara lain, pemberian asuransi usaha tani padi, program petani millennial, bantuan benih dan peralatan, pembangunan lumbung, jaringan irigasi, dan pompanisasi untuk lahan pertanian tadah hujan.

“Membuat program kemitraan bantuan permodalan kepada petani, memberikan bantuan sarana produksi tanaman pekarangan, paket untuk daerah rawan pangan yang terkena bencana, fasilitasi tanaman pekarangan di lokus stunting,” ujarnya.

Selanjutnya, terang Suryanto, meningkatkan produktivitas lahan tidur, menggiatkan program pertanian keluarga, kelompok wanita tani, melaksanakan program APBN pekarangan pangan lestari di lokasi intervensi stunting, dan gerakan menanam cabai di pekarangan yang diinisiasi oleh ibu-ibu PKK. Mengarahkan kepada pemerintah desa untuk menjalankan amanat Kemendes PDTT RI agar prioritas penggunaan dana desa 20% dipergunakan untuk program ketahanan pangan dan hewani.

BACA JUGA :  Meriahkan HJB ke-544, ASTON Bogor Tebar Promo Potongan Kamar Rp544 Ribu dan Rangkul UMKM Lokal

“Semoga dialog nasional ini dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi antar pemangku kepentingan dalam memajukan umkm dan sektor pangan, dengan menggali potensi dan peluang baru, serta merumuskan strategi yang tepat untuk mewujudkan ketahanan ekonomi di daerah, khususnya di Kabupaten Bogor,” harap Pj. Sekda.

Hadir pada acara tersebut, Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Suryanto Putra, Forkopimda Kabupaten Bogor, jajaran Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Provinsi, kota dan kabupaten se-Indonesia, perwakilan Pj. Walikota Bogor, dan jajaran Pemkab Bogor.

Selanjutnya hadir sebagai narasumber, Plt. Direktur Ketahanan Ekonomi Sosial dan Budaya, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri,  Aulia Zuhdi, Forkopimda Kabupaten Bogor, Deputi II Bidang Koordinator Pangan dan Agribisnis Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Isma Rini. Deputi Usaha Mikro Kementerian Koperasi dan UMKM, Yulius. Ketua Tim Kerja Fasilitasi Sertifikasi Halal Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal UMKM, Kementerian Agama, Ilady Yulia.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Asisten Direktur Departemen Pengembangan UMKM & Perlindungan Konsumen, Esti Binuka Ningsing, Kepala Bidang PDL DAGRI Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi Jawa Barat, Ruli Adi, Founder Imago Raw Honey and Orange Consulting, yang juga pelaku UMKM unggulan Kabupaten Bogor, Peneliti Madya Bidang Bisnis Dan Manajemen Pusat Riset Pemerintahan Dalam Negeri Pada Badan Riset Dan Inovasi Nasional, Herie Saksono.

Untuk diketahui, kegiatan ini dilaksanakan sebagai wujud sinergitas dan kolaborasi pemerintah daerah dan pusat dalam rangka mewujudkan ketahanan ekonomi melalui sektor UMKM dan pangan. Melalui acara ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pemerintah daerah serta menjadi media promosi secara nasional dalam memperkenalkan produk unggulan UMKM dan ketahanan pangan yang dirangkaikan dengan HJB ke-542. (*/Gistin Iliyyin)

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Halaman:
« 1 2 » Semua

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================