
Selanjutnya, Asisten Deputi Ketahanan Gizi dan Promosi Kesehatan Kemenko PMK, Jelsi Natalia Marampa menyampaikan, adanya gerakan ini diharapkan dapat lebih optimal terutama dalam penanganan stunting di Kabupaten Bogor. Sehingga penanganannya menyasar ke semua sasaran, yakni mulai dari ibu hamil, calon pengantin, dan seluruh balita yang datang ke Posyandu untuk dilakukan pengukuran dan diberikan intervensi stunting.
“Saya hari ini datang ke Posyandu Nusa Indah untuk memantau pelaksanaan pengukuran intervensi serentak penjagaan stunting yang memang pada bulan Juni ini dilakukan gerakan ini di seluruh Indonesia, di seluruh posyandu untuk tujuannya untuk mengidentifikasi masalah gizi pada anak dan juga mengetahui perkembangan tumbuh kembang anak,” tukasnya. (*/Gistin Iliyyin)
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















