Seminar Parenting SDIT Bunaya, Menyikapi Pendidikan Seksualitas untuk Anak

BOGORTODAY.COM – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Bunaya menggelar seminar parenting dengan tema ‘Peran Orang Tua dan Sekolah Dalam Pendidikan Seksualitas Pada Anak’, di Aula SIT Bunaya, Kelurahan Loji, Kecamatan Bogor Barat, Selasa (25/6/2024). Dalam seminar yang dihadiri ratusan orang tua siswa ini, dihadirkan narasumber praktisi parenting dan kriminologi Haniv Hasna, M.Krim.

Ketua Persatuan Orangtua Siswa (POS) SDIT Bunaya, Aditya Kadita Nasution menuturkan, jika kegiatan ini merupakan program tahunan dari POS. Pihaknya, Pihaknya mengadakan program parenting yang tujuannya memberikan edukasi kepada orang tua.

“Kebetulan untuk di tahun ini, kami mengusung tema pendidikan seksualitas kepada anak yang diterapkan oleh orang tua dan sekolah. Orang tua dan pihak sekolah, kami harapkan bersinergi dalam memberikan pendidikan seksualitas kepada anak,” ungkap Aditya kepada wartawan disela acara.

Aditya melanjutkan, kenapa pihaknya mengambil tema itu, karena melihat belakangan ini banyaknya tayangan-tayangan seksualitas yang terselubung. Terkadang tayangan-tayangan tidak langsung pornografi, tapi bisa dalam bentuk film kartun, yang ada unsur pornografi di dalamnya.

“Sementara media sosial sekarang ini, berkembang dengan pesat sehingga anak-anak bisa dengan mudah menerima informasi informasi itu tanpa bisa kami batasi. Untuk itu, kami merasa perlu mengedukasi orang tua bagaimana caranya memberikan pendidikan seksual kepada anak,” terangnya.

BACA JUGA :  PB Porprov Kota Bogor Matangkan SOP Pembagian Tugas Tiap Bidang

Aditya menjelaskan, mungkin awalnya atau biasanya pendidikan seksual ini atau membicarakan seksual dengan anak tabu.

“Nah, justru kita sebagai orang tua bisa harus mengikuti perkembangan jaman. Jadi ketika media sosial dengan deras memberikan informasi informasi seksual kepada anak, kita juga harus dengan deras memberikan pendidikan kepada anak. Untuk itu, kita butuh ilmu bagaimana caranya membicarakan hal ini (pendidikan seksualitas) kepada anak-anak. Kami dari panitia ingin memberikan ilmunya kepada orang tua supaya dapat memproteksi anak anak dari hal-hal yang negatif,” jelasnya.

“Nanti dijelaskan oleh narasumber bagaimana mereka nanti menerima informasi terkait seksualitas, apa yang harus mereka lakukan. Lalu batasan-batasan apa yang mereka boleh dan tidak boleh mereka lakukan. Intinya, kita mau anak-anak supaya terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan berkaitan dengan seksualitas, seperti misalnya soal pelecehan maka disiapkan juga agar anak-anak tidak menjadi korban (pelecehan),” tambah Aditya.

Aditya membeberkan, tadi juga dikutip sedikit terkait penyimpangan seksual, itu semua harus disiapkan sejak dini oleh orang tuanya awalnya dari rumah.

BACA JUGA :  Hari Raya Waisak: Makna, Sejarah, dan Tradisi Umat Buddha

“Pesertanya hari ini, adalah seluruh orang tua SD, lalu hadir ketua yayasan, kepala sekolah SD maupun TK. Kami mengundang ayah dan ibu agar pendidikan itu bisa diterapkan. Tanggapan orang tua terhadap kegiatan ini sangat positif dan antusias, meski temanya dianggap tabu untuk dibicarakan, tapi ternyata mendapat tanggapan bagus terhadap acara ini,” tandasnya.

Sedangkan, Kepala SDIT Bunaya Lia Apriliani menambahkan, seminar edukasi ini merupakan rangkaian akhir di tahun ajaran 2023-2024. Antusiasme peserta sangat tinggi dalam acara ini dibuktikan dengan banyaknya pertanyaan kepada pembicara.

“Pendidikan seksual merupakan salah satu upaya untuk menghentikan kejadian pelecehan yang sering terjadi baik di sekolah pendidikan formal, informal maupun di masyarakat. Dengan adanya pendidikan atau informasi ini, maka anak didik khususnya anak sekolah dasar akan memperoleh pengetahuan seks dan terlindungi dari pelecehan yang tidak diinginkan, yang nantinya disampaikan oleh masing-masing orangtua usai seminar ini. Kegiatan seperti sekarang ini, sangat bermanfaat dan menambah ilmu pengetahuan tentang edukasi seksualitas,” pungkas Lia.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================