
“Santri maupun siswa yang berkebutuhan khsusu juga generasi penerus bangsa yang harus kita perhatikan. Kita jangan melupakan sejarah bahwa kemerdekaan negara Indonesia ini ada nyawa dan darah para santri yang berkorban,” uangka Jaro Ade.
Jaro Ade pun menyinggung soal PPDB yang banyak dikeluhkan masyarakat. Baginya, pihak sekolah tidak bisa disalahkan 100 persen, karena terikat dengan kebijakan maupun peraturan. Penambahan sekolah negeri di setiap kecamatan merupakan salah satu solusi agar para orang tua bisa menyekolahkan anak – anaknya ke sekolah negeri.
“Coba kita lihat setiap penerimaan siswa baru, sekolah negeri menjadi incaran, tapikan tidak bisa mengakomodir semua karena keterbatasan kapasitas sekolahnya, untuk itu perlu adanya penamabahan sekolah – sekolah negeri di setiap kecamatan,” kata Jaro Ade.
Begitupun pendidikan non formal seperti pondok pesantren wabil khsusu pesantren salafi yang berada di perkampungan, banyak santriawan santriwati memilih mondok karena orang tuanya tidak memiliki biaya untuk menyoklahkan anaknya.
“Jika ada santri yang sambil sekolah kita bantu biayanya dengan beasiswa, jika ada santri yang putus sekolah, kita dukung dan bantu agar melanjutkan sekolahnya. Jadi, antara ilmu agama dengan ilmu pengetahuan umum berimbang,” tuturnya.
Jaro Ade menambahkan, jika ingin membangun sebuah negara dan diperhitungkan di mata dunia, harus dimulai dari desa terutama dibidang pendidikan. Tentunya, pemerintah harus hadir dan berperan aktif memberikan segala kemudahan serta fasilitas pendidikan baik pendidikan formal maupun non formal untuk para pemilik masa depan.
“Jika hari ini kita tidak memperjuangkan cita – cita mereka, lantas apa yang akan kita wariskan kepada para penerus negeri ini, sudah cukup kah bekal pengetahuan dan pendidikan mereka, mampuka mereka bersaing dengan negara – negara maju,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















