
Perwakilan Hayrat Foundation Turkiye di Indonesia Bagian Program, Hafiz, menyebutkan bahwa kolaborasi dengan bakti sosial UIN Jakarta dapat memberikan manfaat besar, khususnya dalam pembinaan anak-anak yatim/piatu di wilayah tersebut.
Nur Asiyah, salah satu penerima manfaat, mengungkapkan rasa syukurnya karena desanya mendapatkan perhatian dan bantuan. Menurutnya, kampung yang ia tinggali bisa disebut sebagai kampung tertinggal karena kurangnya pendidikan.
“Kegiatan ini sangat positif dan bermanfaat, semoga ke depannya lebih baik lagi dan lebih bisa membantu anak yatim untuk mandiri,” harapnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada 100 anak dhuafa, 75 anak yatim/piatu, serta 30 dhuafa dewasa yang dipimpin langsung oleh Ketua Pelaksana Panitia Baksos MLKS, Rafi Sya’ban Alfaridzi.
Setelah pembagian sembako, panitia Bakti Sosial Mahasiswa MLKS mengadakan kelas bahasa yang meliputi Bahasa Arab, Bahasa Inggris, dan Bahasa Turki. Bahasa Arab diajarkan oleh Khaerunnisa Filzah dan Rieke Arainur Putri, Bahasa Inggris oleh Greina Yudha Angraini dan Vladislav Rizky Enrian, serta Bahasa Turki oleh Rafi Sya’ban Alfaridzi.
Kelas bahasa ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan baru serta perspektif berbeda bagi siswa/siswi Sekolah SMP/SMK Pangrango. Setelah itu, panitia membentuk 14 kelompok yang disebar ke 14 TPA Desa Cinagara untuk membagikan sembako kepada para guru dan membantu mengajarkan anak-anak cara mengaji yang baik dan benar.
Pada hari kedua Baksos MLKS, panitia melakukan kerja bakti di tiga lokasi mulai dari Musala Kampung Cibeling, Sekolah SMP/SMK Pangrango, serta pembersihan jalanan sekitar dari sampah. Setiap kelompok yang terdiri dari 14-15 orang dipandu oleh siswa/siswi SMP/SMK Pangrango ke lokasi kegiatan kerja bakti.
Setelah kerja bakti, semua kelompok beristirahat sejenak sebelum mempersiapkan sarana dan prasarana untuk seminar literasi keuangan syariah yang dimulai ba’da dzuhur. Seminar ini menghadirkan narasumber Fatimah Azzahra Hidayat dengan moderator Fauziyah (Pengamat Manajemen Bank dan Lembaga Keuangan Syariah).
Acara diakhiri dengan Forum Group Discussion (FGD) yang membahas wawasan dan pemahaman masyarakat Desa Cinagara mengenai ekonomi syariah. Panitia dibagi menjadi tujuh kelompok untuk mendiskusikan informasi yang diperoleh dari wawancara dengan warga saat pembagian sembako di TPA.
Dengan terselenggaranya Bakti Sosial MLKS ini, diharapkan dapat membantu perekonomian masyarakat Desa Cinagara serta memberikan wawasan kepada peserta tentang pentingnya penerapan keuangan syariah dalam mengelola perekonomian sesuai syariat Islam. Masyarakat diharapkan lebih terbuka bahwa penerapan syariat Islam dalam mengelola perekonomian adalah urgensi untuk memajukan, memakmurkan, serta mensejahterakan umat.
Sebagai informasi tambahan, kegiatan ini dihadiri oleh Amin Akkas, penasihat SMP/SMK Pangrango, Sekretaris Desa Cinagara Uan Maksum, Bhabinkamtibmas Polri Desa Cinagara Purwodadi, Pelaksana Sub Koordinator Pemberdayaan Masyarakat dan Kelembagaan Sosial dari Dinas Sosial Kabupaten Bogor R. Em-Em Sugiarti, serta perwakilan Hayrat Foundation Turkiye di Indonesia Bagian Program, Hafiz. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















