BOGOR TODAY – Telah terjadi bencana alam banjir dan longsor menerjang Kota Gorontalo, Provinsi Gorontalo, pada Rabu (3/7/2024). Bencana itu terjadi setelah wilayah tersebut diguyur hujan lebat.
Kejadian bencana banjir dan longsor tersebut mengakibatkan arus lalu lintas tepatnya di kawasan Jalan R Atje Slamet, Kelurahan Leato, Kota Gorontalo lumpuh total. Sejumlah kendaraan banyak yang tejebak material longsor.
Para pengendara saling bergotong-royong mendorong kendaraan yang terjebak banjir-longsor. Longsor tersebut juga memutus akses utama Gorontalo-Bolaang Mongondowo maupun sebaliknya.
Hingga malam ini, ketinggian air terus bertambah dan potensi longsor yang lebih besar bisa terjadi karena hujan masih mengguyur kawasan tersebut.
Sebelumnya, banjir merendam Kabupaten Gorontalo dan Bolaang Mongondowo, Sabtu (29/6/2024).
Hasil pendataan banjir yang melanda Kecamatan Biluhu, Dungaliyo dan Limboto Barat menyebabkan 990 kepala keluarga atau 3.233 jiwa terdampak. Hal itu dikatakan Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari.
“727 unit rumah terendam dan area persawahan seluas 56 hektare juga terdampak,” ujar Abdul Muhari.
Di sisi lain, wilayah Bone Bolango masih menghadapi situasi kritis akibat banjir yang disebabkan meluapnya Sungai Bone dan jebolnya tanggul di Desa Masiaga. Banjir ini dipicu cuaca hujan dengan intensitas tinggi.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Bagi HalamanFollow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















