
Dia menambahkan, bantuan alat pembuatan lubang biopori dan tutup biopori diberikan kepada tiga perwakilan KRL: KRL Berhias dari Desa Gunung Sari, KRL Pabangbon dari Desa Bantarjati, dan KRL Zalak dari Desa Gunungputri.
Sementara itu, Sekretaris Perusahaan Indocement, Dani Handjani menyatakan, bahwa kegiatan ini adalah upaya perusahaan untuk mengedukasi Sekolah Adiwiyata.
“Dan KRL mitra mengenai pentingnya pelestarian alam melalui langkah-langkah sederhana seperti pembuatan lubang biopori,” kata Dani.
“Keberadaan lubang biopori diharapkan dapat membantu penyerapan air ke dalam tanah, mencegah banjir, dan mengolah sampah organik menjadi kompos,” tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, CSR Manager Indocement, Gadang Wardhono menambahkan, Indocement juga mengimplementasikan berbagai program lain untuk mendukung gaya hidup hijau di masyarakat desa mitra.
“Kami juga mengadakan sosialisasi program pemilahan sampah, bank sampah, serta program Sekolah Adiwiyata,” jelasnya.
“Dengan program-program ini, Indocement berkomitmen untuk meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan, menciptakan desa-desa yang lebih hijau dan berkelanjutan,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















