BOGOR TODAY – Telah terjadi erupsi hingga 8 kali melanda Gunung Semeru di Lumajang, Jawa Timur sejak Senin dini hari hingga Senin pagi. Saat ini, Semeru masih berada di level 3 atau siaga.
Dari informasi yang dihimpun, belasan kali letusan Semeru ini terjadi sejak pukul 00.35 WIB dengan visual letusan, amplitudo maksimum, dan durasi yang bervariasi.
Seperti dilaporkan petugas Ghufron Alwi, erupsi Semeru pada pukul 00.35 WIB, visual letusan tidak teramati. Erupsi masih berlangsung saat laporan tengah dibuat.
Selanjutnya, pukul 01.17 WIB, seperti dilaporkan Ghufron Alwi, visual letusan kembali tidak teramati. Namun, erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 133 detik.
Pada pukul 01.48 WIB, semeru kembali erupsi. Erupsi ini terekam seismograf dengan tinggi kolom abu teramati ± 600 meter di atas puncak (± 4276 m di atas permukaan laut).
Pada dini hari itu, juga dilaporkan oleh Ghufron, kolom abu teramati berwarna putih hingga kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan barat laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 22 mm dan durasi 96 detik.
Erupsi Semeru kembali terjadi erupsi pada pukul 02.56 WIB. Ghufron melaporkan, erupsi Semeru dengan tinggi kolom abu teramati ± 800 meter di atas puncak atau ± 4476 m di atas permukaan laut.
“Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara dan timur laut. Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 23 mm dan durasi 124 detik,” tulis Ghufron dalam laporannya, Senin (8/7/2024).
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================
















