Wonderkid Spanyol, Lamine Yamal Tampil Memukau di Euro 2024, Patahkan Rekor Pele

Instagram @lamineyamal

BOGORTODAY.COM – Pesepak bola muda Spanyol, Lamine Yamal, telah memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang bermain di semifinal Piala Dunia atau Euro yang bertahan selama 66 tahun.

Yamal pada usia (16 tahun 362 hari) memecahkan rekor yang dipegang oleh Pele di semifinal Piala Dunia 1958 pada usia (17 tahun, 244 hari).

Pele saat itu bermain untuk Brasil dan bermain melawan Prancis.

Lamine Yamal juga merupakan pemain termuda yang bermain di Euro.

Hingga saat ini, ia adalah pemain termuda yang bermain di babak 16 besar, perempat final, semifinal dan final.

Ia dipastikan akan menjadi pemain termuda yang bermain di final Euro. Rekor sebelumnya untuk pemain termuda yang bermain di Euro dipegang oleh pemain Polandia, Kacper Kozlowski, yang bermain di tahun 2021 pada usia (17 tahun, 246 hari).

Penghargaan Player of The Match kepada Lamine Yamal di Euro 2024.

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memuji Lamine Yamal sebagai seorang ‘jenius’ setelah ia memecahkan rekor sebagai pemain termuda yang mencetak gol di Euro 2024.

BACA JUGA :  BKN Tegaskan Poster CPNS 2026 yang Beredar di Medsos adalah Hoaks

Gol tersebut tercipta dalam kemenangan Spanyol 2-1 di semifinal atas sang juara Piala Dunia 2018, Prancis.

Yamal yang masih berusia 16 tahun mencetak gol pertama bagi Randar Kolo Muani pada menit ke-21 dengan tendangan menakjubkan berkecepatan 102 km/jam dari jarak 25 meter ke gawang Prancis.

“Kami melihat hasil kerja seorang pemain jenius,” kata de la Fuente dalam konferensi pers.

Dia akan terus berkembang, tetapi kedewasaan dan sikapnya di usia yang masih muda ini sudah setara dengan para pemain yang lebih berpengalaman,” ujarnya.

“Kami beruntung karena dia adalah seorang warga negara Spanyol dan kami akan menikmati bakatnya untuk tahun-tahun mendatang,” tambahnya.

BACA JUGA :  Puncak HJB ke-544, Pemkot Bogor Tabur Penghargaan Bagi Masyarakat Kontributif dan Mitra Strategis

Mengutip OPTA, Yamal mencetak gol pertamanya di kompetisi ini dan juga mencatatkan tiga assist menjadi pencetak gol termuda di Euro putra dengan usia (16 tahun, 362 hari).

Rekor sebelumnya untuk pemain termuda yang mencetak gol dicatat oleh pemain internasional Swiss, Johan Vonlanthen, pada usia (18 tahun, 141 hari) saat mencetak gol ke gawang Prancis di Euro 2004.

Lamine Yamal menjadi remaja dengan assist terbanyak di Euro 2024 dengan tiga assist. Ia mengungguli Cristiano Ronaldo, yang mencatatkan dua assist di Euro 2004, saat Ronaldo berusia 19 tahun.

Aksi heroiknya di semifinal membuatnya tak tergantikan sebagai pemain terbaik dalam pertandingan tersebut. Lamine Yamal adalah pemain termuda dalam sejarah Euro yang memenangkan penghargaan Player of The Match.***

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News

Bagi Halaman

Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel



======================================
====================================