
“Kami saat ini juga terus membangun kultur di Pemerintah Kota bahwa raihan penghargaan itu bonus. Yang terpenting, adalah bagaimana kita menjaga sustainability, menjaga proses itu agar bisa menjadi keseharian kebiasaan dalam mengelola sampah dan menyelesaikan sampah dari sumbernya,” kata Hery.
Sehingga, apa yang dilakukan berorientasi dalam solusi jangka panjang, dengan begitu kedepan siapapun pemimpin Kota Bogor bisa melaksanakan dengan baik, sehingga tidak menyelesaikan sesuatu secara sesaat karena kasuistik atau insidentil.
Hery menyampaikan, Kota Bogor juga memerlukan banyak teknologi modern untuk mengatasi sampah, sehingga tidak mengandalkan keberadaan TPA.
Sementara itu Ketua Pelaksana Bogor Go Green, Erwan Sudaryanto mengatakan kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan dari Acara Hari Pulang Kampus (Hapka) ke-19 sebagai bentuk kepedulian alumni IPB University dalam pelestarian lingkungan.
Sebagai informasi, kegiatan ini juga melakukan secara simbolis pemberian 500 bibit pohon produktif, 10 tempat sampah tematik, 20 tempat sampah terpilah, tebar 10.000 bibit ikan air tawar dan pemberian bantuan pengembangan Pokdarwis sebesar Rp.25 juta.***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















