
“Pemerintah pusat juga sudah mengeluarkan regulasi untuk penambahan pupuk bersubsidi, dan cara penebusannya menggunakan E-Kartu. Bila perlu, saat saya jadi bupati Bogor, kita tambahakan lagi kuotanya,” terang Jaro Ade.
Kedatangan para petani menemui Jaro Ade tentunya memiliki harapan besar agar sektor pertanian menjadi program skala prioritas Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor, mengingat saat ini nasib petani bergantung dari kondisi alam dan kemampuan membeli pupuk.
“Sebagai pemerintah juga kita harus memikirkan nasib para petani. Dikala mereka panen, pemerintah harus hadir, jangan sampai para petani ini jadi korban ulah tengkulak. Begitupun ketika petani gagal panen, pemerintah harus punya solusinya juga,” pungkasnya. ***
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News
Follow dan Baca Artikel lainnya di Google News atau whatsapp channel
====================================== ====================================















